Kompetensi Utama

Layanan


Hari tanpa bayangan terjadi di Jakarta, apa itu?
Penulis : Dhany Lukito • Media : Elshinta.com • 08 Oct 2019 • Dibaca : 122 x ,

Elshinta.com - Sejumlah kota di Pulau Jawa, khususnya Jakarta, Selasa (8/10) hari ini mengalami hari tanpa bayangan. Hal tersebut terjadi saat matahari tepat berada di atas kepala (titik zenit), sehingga bayangan benda menghilang.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menjelaskan, kejadian ini dapat terjadi karena poros bumi berposisi miring 23,5 derajat.

Hari tanpa bayangan terjadi dua kali dalam setahun di daerah tropis. "Jadi itu (hari tanpa bayangan) merupakan siklus tahunan," kata Thomas saat dihubungi I, Selasa (8/10).

Kata Thomas, Jakarta bagian utara seperti kepulauan seribu akan dapat merasakan hari tanpa bayangan lebih cepat pada Selasa (8/10) tengah hari ini.

Selain itu, kejadian ini menandakan bahwa Indonesia telah berada di penghujung musim kemarau.

"Secara teroritik ini mulai memasuki pancaroba, karena angin sudah mulai berubah arah. Di Oktober matahari berada di selatan, artinya proses pembentukan awan juga bergeser ke selatan, sehingga wilayah Indonesia bagian utara sudah mulai tanda-tanda musim hujan," urainya. 

LINK:
https://elshinta.com/news/189499/2019/10/08/hari-tanpa-bayangan-terjadi-di-jakarta-apa-itu








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL