Kompetensi Utama

Layanan


Kebakaran Hutan di Jambi Meluas ke Taman Nasional Berbak Sembilang
Penulis : Radesman Saragih • Media : beritasatu.com • 16 Oct 2019 • Dibaca : 626 x ,

Jambi, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya lahan gambut di Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi semakin tidak bisa dikendalikan. Kebakaran hutan dan lahan gambut di kedua daerah itu terus meluas dan titik api meningkat hingga 39%. Kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Tanjungjabung Timur bahkan sudah meluas ke kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).

Kepala Pasukan Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan, Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Berbak, Tanjungjabung Timur, Yudha di Jambi, Selasa (15/10/2019) menjelaskan, sebut hingga saat ini kebakaran masih terjadi di TNBS, kawasan hutan gambut di TNBS terus meluas sejak Senin (14/10/2019).

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut di taman nasional yang berbatasan dengan wilayah Sumatera Selatan tersebut sulit dilakukan karena lokasi kebakaran berada jauh di dalam hutan dan akses jalan sulit.

“Puluhan pasukan Manggala Agni masih terus berupaya memadamkan kebakaran di dalam kawasan TNBS, Selasa. Pemadaman masih terus dilanjutkan Rabu (16/10/2019),”ujarnya.

Dikatakan, kawasan TNBS yang terbakar terdapat di wilayah Desa Sungai Cemara dan Simpang Malaka, Kecamatan Sadu, Kaupaten TanjungabungTimur. Luas kebakaran hutan dan lahan gambut tersebut belum diketahui. Namun perkiraaan sementara, kebakarana hutan dan lahan gambut di TNBS sudah lebih 50 hektare (ha). Sedangkan titik api di wilayah TNBS tersebut diperkirakan mencapai 14 titik.

Sementara itu berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqua milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Selasa (15/10/2019), jumlah titik api di Provinsi Jambi mencapai 92 titik. Jumlah titik api tersebut meningkat 26 titik (39 %) dibanding titik api Senin (14/10/2019).

Titik api paling banyakdi temukan di Jambi, yakni di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi sekitar 57 titik, Kecamatan Sadu dan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjbaung Timur ( 24 titik), Kecamatan Bayunglencir (perbatasan Muarojambi – Musi Banyuasin, Sumatera Selatan) sebanyak 10 titik, Kecamatan Batin XXIV dan Mersam, Kabupaten Batanghari dua titik dan Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin satu titik.

Sementara itu pantauan Suara Pembaruan di Kota Jambi, Rabu (16/10/2019) pagi, kota tersebut masih diselimuti asap tebal. Asap tebal tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat dan penerbangan, tetapi juga membuat kualitas udara di kota itu masih buruk.

Berdasarkan pantauan Suara Pembaruan pada alat pemantau kualitas udara (Air Quality Monitoring System/AQMS) di depan kantor Wali Kota Jambi, Rabu (16/10/2019) pagi, angka indeks standar pencemaran udara (ISPU) masih mencapai 130 partikel per million (ppm) atau udara masukkategori tidak sehat.

Akibat tebalnya asap dan buruknya kualitas udara, sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Jambi masih diliburkkan. Sedangkan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat masih dikurangi jam belajarnya hingga empat jam sehari.

Sangat Luas

Secara terpisah Direktur Eksekutif Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Jambi, Rudy Syaf memprihatinkan sangat luasnya kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Berdasarkan analisis Citra Satelit Lansat TM 8 dan Sentinel 2 yang dilakukan tim KKI Warsi Jambi hingga 2 Oktober 2019 saja, luas kebakaran hutan dan lahan di Jambi sudah mencapai 126.000 ha. Sekitar 86.000 ha atau 68 % kebakaran hutan dan lahan di daerah itu berada di areal gambut. Kebakaran hutan dan lahan tersebut terus bertambah hingga pertengahan Oktober ini.

“Seluruh kawasan hutan dan lahan yang terbakar di Jambi berada di areal yang telah dikuasai perusahaan atau lahan yang telah mendapat izin pengelolaan dari pemerintah. Sekitar 32.000 ha hutan dan lahan yang terbakar berada di areal konsesi HPH (Hak Pengusahaan Hutan), 20.000 ha di areal perkebunan kelapa sawit dan 16.000 ha di areal perusahaan hutan tanaman industri (HTI),”ujarnya.

LINK
https://www.beritasatu.com/nasional/580255/kebakaran-hutan-di-jambi-meluas-ke-taman-nasional-berbak-sembilang








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL