Kompetensi Utama

Layanan


Hujan Kembali Guyur Jambi, Asap Menipis Drastis
Penulis : Radesman Saragih / JAS • Media : beritasatu.com • 18 Oct 2019 • Dibaca : 307 x ,

Jambi, Beritasatu.com - Asap tebal yang menyelimuti Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, dan beberapa kabupaten lain di Provinsi Jambi sejak dua pekan lalu hingga Kamis (17/10/2019) menurun drastis, Jumat (18/10/2019) pagi.

Menipisnya asap tersebut dipengaruhi turunnya kembali hujan lebat di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, Kamis (17/10/2019) sore. Hujan lebat yang mengguyur Muarojambi hampir dua jam, Kamis sore membuat titik api dan kepulan asap dari lokasi kebakaran lahan gambut di daerah itu turun drastis.

Berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqua miliki Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), jumlah titik api di Kecamatan Kumpeh, Muarojambi, Kamis – Jumat (17 – 18/10/2019) pagi tersisa hanya delapan titik. Titik api tersebut berkurang dibandingkan kondisi Rabu (16/10/2019) sebanyak 13 titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muarojambi, M Zakir mengatakan, titik api di Muarojambi berkurang drastis disebabkan hujan lebat yang sudah dua kali turun di daerah itu dua hari terakhir.

“Bila hujan lebat masih turun lagi hari Jumat, kebakaran gambut di Kumpeh, Muarojambi diperkirakan bisa padam total,” katanya.

Berbeda dengan di Kabupaten Muarojambi, jumlah titik api di Kabupaten Tanjungjabung Timur 24 jam terakhir justru bertambah. Berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqusa, jumlah titi api di Tanjungjabung Timur, Kamis – Jumat pagi mencapai 41 titik, meningkat dari kondisi sehari sebelumnya 33 titik. Titik api di Tanjungjabung Timur paling banyak di Kecamatan Sadu, yakni sebanyak 35 titik, Nipahpanang (tujuh titik), dan Rantaurasau (sembilan titik).

Kepala Pasukan Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan, Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Berbak, Tanjungjabung Timur, Yuda mengatakan, sebagian kebakaran hutan dan lahan gambut di Kecamatan Sadu berada di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).

Sementara itu pantauan Suara Pembaruan di Kota Jambi, Jumat (18/10/2019) pagi, asap yang menyelimuti kota itu sudah menipis drastis dibandingkan kondisi Kamis (17/10) pagi hingga siang hari. Menipisnya asap yang menyelimuti Kota Jambi, Jumat pagi membuat jarak pandang di kota itu membaik hingga mencapai dua kilometer.

Membaiknya jarak pandang itu membuat penerbangan di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kota Jambi normal kembali.

Kendati asap sudah menurun drastis di Kota Jambi, namun kualitas udara di Kota Jambi, Jumat pagi masih kategori tidak sehat. Hal tersebut disebabkan masih banyaknya partikel debu karhutla yang menyebar ke wilayah kota itu.

Pantauan pada alat pemantau kualitas udara (Air Qualiity Monitoring System/AQMS) di depan kantor Wali Kota Jambi, Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi masih mencapai 170 partikel per million (ppm). Namun angka ISPU tersebut sudah menurun dibandingkan kondisi Rabu-Kamis (16-17/10) yang sempat mencapai 1.360 ppm atau kategori berbahaya.



Sumber: Suara Pembaruan

Sumber : https://www.beritasatu.com/nasional/580531/hujan-kembali-guyur-jambi-asap-menipis-drastis








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL