Kompetensi Utama

Layanan


Badai Hatlong Picu Cuaca Kering
Penulis : Soegeng Haryadi • Media : Tribunnews • 05 Nov 2019 • Dibaca : 215 x ,

PALEMBANG, SRIPO -- Pasca Palembang diguyur hujan beberapa hari lalu, hari ini kembali terlihat kabut asap.

Angin permukaan yang tercatat di BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang dari arah Timur ke Tenggara dengan kecepatan 9 sampai 37 km perjam mengakibatkan masuknya asap karhutla ke wilayah Palembang dan sekitarnya.

Menurut Kasi Observasi dan informasi BMKG SMB II Palembang Bambang Beny, sumber dari LAPAN tanggal 4 November 2019 tercatat beberapa titik panas di Kayuagung, Pemulutan, Cengal, Banyuasin I dan Pematang Panggang dengan tingkat kepercayaan di atas 80 persen yang berkontribusi asap ke Palembang.

"Adanya badai tropis Hatlong di Laut Cina Selatan mengakibatkan menguatnya massa udara dingin dari Australia Muson Australia, menyebabkan lapisan udara atas kembali kering dan berangin kencang. Hal ini menghambat pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumsel pada 6 sampai 8 November 2019," katanya, Senin (4/11).

Kondisi intensitas asap tetap berpotensi terjadi di Sumsel, karena wilayah-wilayah yang memiliki jumlah titik panas yang signifikan belum terpapar hujan yang cukup mengingat luas dan dalamnya lahan gambut yang terbakar.

Fenomena asap diindikasikan dengan kelembapan yang rendah dengan partikel-partikel kering di udara. Terlihat dengan adanya kurang jarak pandang, jarak pandang terendah berkisar hanya 1500-3500 meter dari jam 07.00 pukul 08.00 dengan Kelembapan pada saat itu 85 sampai 76 persen.

"Masyarakat juga dihimbau terkait udara akan terasa lebih terik pada siang hari dengan temperature maksimum 35 derajat celcius. Karena posisi matahari berada di ekuator atau khatulistiwa," katanya.

LINK:
https://palembang.tribunnews.com/2019/11/05/badai-hatlong-picu-cuaca-kering








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL