Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Akan Membangun Bandar Antariksa Skala Kecil
Penulis Berita : Humas/Sur • Fotografer : Humas/Sur • 07 Nov 2019 • Dibaca : 283 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin membuka Rakornas didampingi Pejabat Eselon di Lingkungan LAPAN dan Bappeda Papua

Indonesia mempunyai impian besar untuk memiliki bandar antariksa, mimpi tersebut harus mulai diwujudkan perlahan-lahan, bahwa untuk merealisasikan impian tersebut ditargetkan pada 25 tahun mendatang.

Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) “Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Skala Kecil di Pulau Biak” menginformasikan bahwa pembangunan bandar antariksa merupakan amanat dari Undang-undang No.21 tahun 2013 tentang keantariksaan dan Peraturan Presiden No.45 tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan 2016-2040. Dengan ditetapkan peraturan tersebut, maka program LAPAN untuk mewujudkan kegiatan peluncuran wahana antariksa untuk mengorbitkan satelit semakin jelas. Rakornas tersebut dilaksanakan pada Rabu – Kamis (6-7/10) di Hotel Atria Gading Serpoing Boulevard, Tangerang, Banten.

LAPAN telah melakukan kajian terhadap alternatif lokasi bandar antariksa seperti Pulau Enggano, Pulau Nias, Pulau Morotai, dan Pulau Biak. Dari beberapa lokasi tersebut yang memenuhi persyaratan teknis sebagai lokasi pembangunan bandar antariksa salah satunya adalah pulau Biak, Desa Soukobye, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Pulau Biak memiliki keunggulan kompetitif yaitu sangat dekat dengan ekuator atau garis khatulistiwa, dimana terletak pada titik koordinat 0º55?-1º27? Lintang Selatan (LS) dan 134º47?-136º48 Bujur Timur (BT).

Dengan posisi tersebut sangat baik sebagai tempat peluncuran Roket Peluncur Satelit (RPS) ke Geostationary Earth Orbit (GEO) dan berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar roket ketika peluncuran. Kepala LAPAN berharap bahwa pembagunan bandar antariksa skala kecil dengan ukuran 100 ha (1 km2) diharapkan pada tahun 2024 sudah dapat dipergunakan untuk kegiatan uji terbang peluncuran roket-roket skala kecil.

Pada Rakornas ini, LAPAN diharapkan mendapatkan masukan-masukan, kesepahaman bagaimana untuk mewujudkan mimpin besar dalam pembangunan bandar antariksa sehingga rencana induk keantariksaan paling lambat tahun 2040 atau menjelang 100 kemerdakaan Indonesia sudah mempunyai kemampuan membuat satelit sendiri dan meluncurkan dengan wahana roket sendiri dari bumi Indonesia.

Dalam rakornas tersebut juga menghadirkan pembicara utama dari LAPAN yaitu Deputi Bidang Teknologi dan Penerbangan, Dr. Rika Andiarti dan Sekretaris Utama LAPAN, Prof. Erna Sri Adingsih selanjutnya pembicara lainnya berasal dari perwakilan Pemprov Papua, Pemda Biak, Bappenas, Kemenristek/BRIN, Universitas Cendrawasih, Kementerian Perhubungan. Turut hadir dalam pembukaan rakornas Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Skala Kecil di Pulau Biak, Para Pejabat dilingkungan LAPAN, perwakilan dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten, Perguruan Tinggi dan tamu undangan lainnya.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL