Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN jajaki kerja sama internasional pembangunan Bandar Antariksa
Penulis : Katriana • Media : antaranews.com • 07 Nov 2019 • Dibaca : 452 x ,

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sedang menjajaki
kerja sama dengan sejumlah pemerintahan atau pihak swasta di luar negeri untuk
kemungkinan kerja sama dalam pembangunan Bandar Antariksa di Biak.
"Sangat mungkin dengan pihak internasional juga. Jadi ini juga sedang diupayakan untuk
nantinya bukan Bandar Antariksa kecil, tetapi Bandar Antariksa Internasional," kata Ketua
LAPAN Thomas Djamaluddin kepada ANTARA melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan LAPAN saat ini belum menghitung seberapa besar pendanaan yang
kemungkinan akan dikeluarkan untuk pembangunan Bandar Antariksa yang rencananya akan
dibangun di Desa Soukobye, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.
Ia menyebutkan pendanaan pembangunan tersebut kemungkinan akan diperoleh dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Kemitraan Pemerintah dan Badan
Usaha (KPBU).
Namun, ia juga mengatakan bahwa LAPAN sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan
sejumlah pemerintahan dan lembaga swasta dari luar negeri.
"Kami berharap nantinya ada mitra-mitra internasional yang bersedia untuk berinvestasi untuk
Bandar Antariksa tersebut," katanya.
Ke depan, Indonesia dengan keunggulan lokasinya yang berada di garis khatulistiwa atau
ekuator bisa memberikan layanan peluncuran roket satelit.

Sejauh ini, LAPAN telah menghubungi bebeberapa mitra internasional, baik pemerintahan
maupun lembaga swasta dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Korea, India dan Rusia.
Sebagian dari mereka, katanya, telah menyampaikan ketertarikan untuk bekerja sama, tetapi
beberapa hal yang lebih rinci masih dalam proses diskusi.
"Semuanya punya peluang. Sekarang tinggal menjajaki, mana yang nantinya dapat
mewujudkan (kerja sama) itu," katanya lebih lanjut.
Ketika ditanya tentang perkembangan penjajakan kerja sama dengan RRT, Thomas
mengatakan bahwa LAPAN telah melakukan beberapa kali pembicaraan dengan mereka terkait
rencana kerja sama tersebut.
Dalam pembicaraan itu, RRT pada prinsipnya berminat dan membuka kemungkinan untuk
berbisnis dalam jasa peluncuran di wilayah Indonesia.
"Tinggal pihak kitanya perlu menyiapkan regulasi yang saat ini juga sedang disiapkan terkait
dengan peraturan pemerintah, turunan dari Undang-Undang Keantariksaan untuk menjadi
pedoman dalam pembangunan dan pengoperasian Bandar Antariksa," ujarnya.

Ia mengatakan dari aspek bisnis, produksi satelit di dunia saat ini semakin meningkat,
sementara penyediaan Bandar Antariksa untuk peluncuran roket satelit menjadi semakin
terbatas.
Oleh karena itu, rencana pembangunan Bandar Antariksa di Biak membuka kesempatan bagi
Indonesia untuk menyediakan jasa lokasi peluncuran roket satelit luar negeri.
"Apalagi posisinya di ekuator. (Selain Indonesia) kan hanya di Amerika Selatan, miliknya
Prancis dan Brazil. Harapannya di Asia Pasifik ada satu, di Biak itu."
"Nantinya, harapannya kita bisa menyediakan jasa peluncuran satelit dengan roket-roket yang
disediakan juga oleh mitra-mitra internasional," katanya.

LINK
https://www.antaranews.com/berita/1152347/lapan-jajaki-kerja-sama-internasional-pembangunan-bandar-antariksa








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL