Kompetensi Utama

Layanan


Tujuh Hari Hujan Ekstrem
Penulis : Soegeng Haryadi • Media : tribunnews.com • 19 Nov 2019 • Dibaca : 130 x ,

PALEMBANG, SRIPO -- Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) diharapkan bersiap dengan adanya potensi hujan yang akan terjadi selama 7 hari kedepan.

Tepatnya di mulai dari tanggal 18 hingga 24 November 2019. Informasi ini disampaikan Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG)Stasiun M eteorologi SMB II Palembang, melalui rilis yang dibagikan, Senin (18/11/2019).

"Secara regional, seiring masih kuatnya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia menyebabkan masuknya Monsoon Cina Selatan ke wilayah Sumatera Selatan. Hal inilah yang menyebabkan potensi hujan terjadi," ujar Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II, Bambang Beny Setiaji.

Adapun wilayah Sumsel yang diguyur hujan dengan kriteria sedang-lebat berada di wilayah Kabupaten Lahat, Kabupaten PALI, Kabupaten OKU, Kota Prabumulih dan Kota Lubuk Linggau.

Serta di wilayah Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Banyuasin, Kota Palembang, Kabupaten Muba, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Muratara, Kabupaten Empat Lawang dan Kota Pagar alam.

Sedangkan kriteria hujan ringan akan terjadi di wilayah Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten OKI.

"Menjadi catatan, hujan yang berpotensi ekstrim disertai petir dan angin kencang akan terjadi pada 19-21 November 2019," ujarnya.

Meskipun demikian, kondisi intensitas asap tetap berpotensi terjadi di Sumsel.

Hal ini dikarenakan wilayah-wilayah yang memiliki jumlah titik panas signifikan, belum terpapar hujan yang cukup. Mengingat luas dan dalamnya lahan gambut yang terbakar.

Berdasarkan sumber dari LAPAN tanggal 18 November 2019, tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah Tenggara Kota Palembang dengan tingkat kepercayaan di atas 80%.

Dari sumber tersebut diketahui wilayah yang masih berkontribusi asap ke Kota Palembang yakni pada wilayah Banyuasin I, Pampangan, Pedamaran, Cengal dan Pematang Panggang.

"Meskipun potensi asap dan titik panas dapat berkurang seiring membaiknya potensi hujan, namun tetap tidak dianjurkan untuk melakukan pembakaran lahan, hutan ataupun sampah rumah tangga," ujarnya.

BMKG juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan kondisi cuaca selama waktu potensi hujan terjadi.

"Penting untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas," ujarnya.

LINK:
https://palembang.tribunnews.com/2019/11/19/tujuh-hari-hujan-ekstrem








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL