Kompetensi Utama

Layanan


Gerhana Matahari Cincin akan Melintasi Kota Singkawang 26 Desember 2019
Penulis : Penulis: Anggita Putri Editor: Jamadin • Media : tribunnews.com • 26 Nov 2019 • Dibaca : 650 x ,

PONTIANAK - Balai Pengamat Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pontianak ,Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar Diseminasi dan sosialisasi Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2019 yang diselenggarakan di Balai Pengamat Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pontianak , Selasa (26/11/2019).

Kepala Balai Pengamat Antariksa dan Atmosfer Pontianak, Kuncoro Wisnu mengatakan Fenomena GMC ini diperkirakan akan terjadi di beberapa daerah Kabupaten/Kota di Kalbar, satu diantaranya GMC akan melintasi kota Singkawang Kalbar pada 26 Desember 2019.

Melalui kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan agar dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat tentang peristiwa GMC serta dampak dan pengaruh dalam pengamatan GMC sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Selain itu dapat dijadikan edukasi sains antariksa ilmiah bagi siswa sekolah dan perguruan tinggi, khusus bagi pemeluk agama islam dapat melaksanakan salat gerhana, agar dapat komoditas pariwisata lokal khususnya daerah- daerah yang terlintas GMC," ujar Kuncoro Wisnu.

Kuncoro Wisnu mengatakan untuk lokasi pengamatan GMC di Singkawang di Masjid Raya Singkawang pada kordinat 0.08978° LU, 108.9712°BT, Durasi GMC 3 Menit 38.1 Detik.

Gerhana Matahari biasanya terjadi ketika bulan terletak diantara bumi dan matahari. Piringan bulan tepat berada ditengah- tengah piringan matahari tetapi sisi pinggirnya todak tertutup sempurna, sehingga seolah membentuk cincin.

Cara mengamati GMC bisa dilakukan dengan beberapa cara dan GMC dapat dilihat dengan menggunakan alat bantu seperti Teleskop, kamera pinhole, kamera DSLR dan Filter cahaya , kacamata matahari.

Sedangkan dampak yang ditimbulkan ketika melihat GMC tanpa alat bantu bisa menyebabkan sakit mata, mata berair, kepala pusing, dan bahkan yang paling fatal adalah bisa menyebabkan kebutaan.

"Biasanya fenomena GMC ini terjadi 2 sampai 5 kali dalam setahun di lokasi yang berbeda. Khusus GMC memerlukan waktu sekitar 300an tahun untuk terlihat di lokasi yang sama dan tidak semua wilayah di Indonesia bisa melihat GMC," ujarnya.

Adapun lintas GMC di Indonesia nantinya yakni di di Sibolga dan Padang Sidempun Sumatera Utara , Di Riau yakni di Siak , Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang, di Kepulauan Riau yakni di Batam, dan Tanjung Selor, di Singkawang Provinsi Kalbar , Di Kalimantan Utara di Makaluit dan Tanjung Selor, dan Berau provinsi Kaltim.

Adapun lintas GMC di Indonesia nantinya yakni di di Sibolga dan Padang Sidempun Sumatera Utara , Di Riau yakni di Siak , Duri, Pulau Pedang, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, dan Pulau Rangsang, di Kepulauan Riau yakni di Batam, dan Tanjung Selor, di Singkawang Provinsi Kalbar , Di Kalimantan Utara di Makaluit dan Tanjung Selor, dan Berau provinsi Kaltim.

Ia mengatakan menyambut fenomena GMC ini terkiat dengan peralatan untuk memantau GMC ini tidak disajikan atau LAPAN tidak menjual namun lebih kepada mengedukasi bangaimana cara membuat alat untuk mwlihat GMC seperti kacamata.

"Terkait dengan filem nya bagaimana dari Pemda Singkawnag untuk pengadaannya seperti apa cara membuat dan edukasi cara membuat kacamata. Kalau untuk dari kami tidak menyediakaannya," ujarnya.

Namun untuk mempermudah melihat keindahan dari fenomena GMC ini pihak LAPAN akan melakukan Streaming agar bisa disaksikan oleh masyarakat ramai.

Adapun tahap GMC mulai dari gerhana sebagian waktu (WIB) 10:43:45, Posisi matahari tinggi 61.6°, Azimut 149.7°.

Mulai Gerhana cincin 12:41:04 Posisi matahari tinggi 62.1°, Azimut 208.7°.

Puncak gerhana cincin pukul 12:42:53, Posisi matahari tinggi 61.8°, Azimut 209.5°.

Gerhana cincin berakhir pukul 12:44:42, Posisi matahari tinggi 61.6°, Azimut 210.2°.

Akhir Gerhana sebagian, pukul 14:31:26 Posisi matahari tinggi 42.7°, Azimut 236.3°.



LINK:
https://pontianak.tribunnews.com/2019/11/26/gerhana-matahari-cincin-akan-melintasi-kota-singkawang-26-desember-2019?page=2








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL