Kompetensi Utama

Layanan


LAPAN Perdalam Akurasi Informasi Titik Api
Penulis Berita : Humas/CD • Fotografer : Humas • 05 Dec 2019 • Dibaca : 487 x ,

Narasumber dari NASA memberikan paparan mengenai pemantauan titik api melalui data satelit.

LAPAN melaksanakan Workshop on "Fire Danger Rating System and Fire Detection/Monitoring & Smoke Modeling" LAPAN dan NOAA-NASA yang dihelat di Ruang Neptunus, Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh (Pustekdata) LAPAN (2-5/11). Workshop ini juga mempererat hubungan Indonesia – Amerika. Peneliti senior bidang kebakaran hutan dan lahan dihadirkan pada workshop ini, Dr. Wilfrid Schroeder dan Dr. Robert Field.

Melalui workshop ini, LAPAN belajar tentang penerapan produk api Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) 375m baru yang tersedia melalui Community Satellite Processing Package (CSPP), diikuti oleh aplikasi HMS, dan Landsat. Nilai tingkat kepercayaan titik panas/ api (hotspot) yang berasal dari algoritma yang kurang akurat, maka harus menambah nilai FRP (Fire Radiative Power) atau menambah tingkat kepercayaan terkait deteksi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dari hasil diskusi dalam workshop ini, dianalisis pula karhutla di Indonesia sebagian besar diakibatkan oleh ulah manusia. Selanjutnya perlu dilakukan penelitian terkait rekam jejak hotspot (apakah selalu berpindah atau menetap pada lokasi yang sama) serta jarak hotspot dari permukiman warga. Dari informasi tersebut, dapat ditemukan dukungan terkait tingkat kepercayaan untuk titik api karhutla. Dengan adanya workshop ini diharapkan aplikasi LAPAN: Fire Hotspot menjadi lebih akurat.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL