Kompetensi Utama

Layanan


Masyarakat Siak Antusias Saksikan Gerhana Matahari Cincin
Penulis Berita : Humas/EN • Fotografer : Humas/RZ • 26 Dec 2019 • Dibaca : 445 x ,

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin mengenalkan hasil litbang LAPAN kepada Pemda.

Kamis (26/12) berlangsung seremoni festival Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang dipusatkan di pantai Bunsur, Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak Sri Indrapura yang hadir pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Gubernur Provinsi Riau, Bupati Siak, Tokoh Masyarakat Siak, Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika, media nasional, dan ribuan masyarakat Siak. Acara diawali sambutan Bupati Siak, dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur dan seluruh pengunjung dengan tujuan menyambut fenomena alam yang langka.

“Kita sama – sama melihat proses GMC ini, peristiwa alam yang sangat indah, terima kasih kepada Kepala LAPAN yang telah menunjuk Siak sebagai tempat pengamatan ini, sehingga menjadi anugerah untuk Siak dan rasa syukur. Maka, kita dengan sambut suka cita dan bacaan basmalah. Kita sdh melaksanakan berbagai rangkain, mulai launching GMC, sosialisasi ke sekolah – sekolah untuk peserta didik, lomba karya tulis ilmiah fenomena GMC, dan nanti pada puncaknya kita akan menyaksikan proses detik – detik GMC”, ujar Bupati Siak. Pada festival ini juga akan diadakan sholat gerhana berjama’ah. GMC ini merupakan promosi wisata Kab. Siak, dan diharapkan daerah ini akan menjadi salah satu destinasi wisata. Beberapa destinasi di Siak seperti Istana Siak, wisata mangrove, sepeda gantung, tangsi Belanda, dll.

Pada festival ini disediakan kacamata raksasa yang akan dijadikan rekor pada Musium Rekor Indonesia-Dunia (MURI). Selanjutnya Kepala LAPAN menyampaikan dalam sambutannya bahwa GMC ini sangat langka dan pernah terjadi pada tahun 1928, kemudian GMC di Banten, dan sekarang di Siak. GMC akan terjadi lagi pada 21 Mei 2031. “GMC ini merupakan peristiwa langka, alhamdulillah hari ini cerah, mudah – mudahan sampai akhir gerhana cerah, peristiwa ini merupakan anugerah bagi Siak, gerhana terjadi ketika bulan berada antara matahari dan bumi lalu bulan akan bergeser ke arah timur pada pukul 10.22 WIB piringan bagian kanan matahari akan mulai tertutup dan perlahan matahari tertutup bulan lalu pada pukul 12.17 WIB akan terjadi GMC”, ujarnya.

Kepala LAPAN juga menyampaikan bahwa jika mempunyai perangkat teleskop bisa menggunakan filter matahari, bisa juga menggunakan kacamata matahari di depan lensa kamera lalu zoom maksimum ke arah matahari. Beliau juga menyampaikan sebaiknya bagi yang mengamati melindungi matanya. GMC ini secara global terjadi antara 1 tahun sekali dan akan terjadi lagi di tempat lain. Maka dari itu, kita harus memanfaatkan GMC sebagai fenomena alam dan edukasi bagi masyarakat.

GMC ini bukan peristiwa aneh seperti pada zaman dahulu dan bukan mitos, tetapi merupakan kekuasaan Allah. Saat bulan matahari terjadi pada satu garis, fenomena ini menjadi edukasi publik, festival GMC ini juga untuk mendorong para wisatawan untuk mengunjungi Siak. Sambutan masyarakat Riau secara umum mengatakan bahwa GMC ini menambah pengetahuan tentang gerhana dan GMC khususnya. Kepala LAPAN mengajak warga masyarakat bersholawat untuk mendapatkan syafa’at. Fenomena alam yang disaksikan adalah hal gambaran kekuasaan Allah, tidak semua daerah bisa menyaksikan peristiwa GMC ini. Masyarakat berterima kasih kepada Pemda dan LAPAN karena dengan adanya festival ini, menjadikan Siak istimewa.

Provinsi Riau sudah secara gencar menggalakkan pariwisatanya, peristiwa GMC ini sangat istimewa. Dinas Pariwisata Riau menghimbau masyarakat untuk menyaksikan kejadian alam yg langka, dan juga menunjukkan bahwa masyarakat Riau itu santun, ramah, dan bersahabat. Dinas Pariwisata juga berharap banyak kenangan baik ketika mengunjugi Siak, karena banyaknya wisatawan dari luar Riau yang berkunjung untuk menyaksikan GMC ini. Acara seremonial ini dilanjutkan sholat gerhana berjama’ah dengan Khotib Kepala LAPAN, lalu dilanjukan takbir akbar, sosialisasi, serta talkshow saat detik puncak GMC. Pada kegiatan ini, LAPAN menampilkan berbagai hasil litbang LAPAN. Turut dihadirkan pula wahana edukasi keantariksaan LAPAN berupa planetarium mini. Pada pengamatan ini, LAPAN menggunakan 3 (tiga) buah teleskop dan didukung pula dari Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) LAPAN Pasuruan dan BPAA LAPAN Sumedang.



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815




© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL