Lapan Gelar Bimtek Pengadaan secara Elektronik
Penulis Berita: Humas/AP, Fotografer: Humas/AP, Tanggal: 07 Apr 2015

Lapan menyelenggarakan Bimbingan dan Pelatihan Teknis Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Secara Elektronik (LPSE) di Balai Pertemuan Dirgantara (BPD) Kantor Pusat, Selasa (7/4). Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang Inpres No 1 Tahun 2015 Tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Perpres RI Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta Penggunaan Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik Versi 3.6. Kegiatan ini diikuti oleh 103 peserta yang terkait dengan pengadaan barang/jasa seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, Bendahara, serta Tim Peneima Pengadaan Barang/Jasa.

Kepala Bagian Kerjasama Internasional Lapan, Christianus R. Dewanto mewakili Kepala Biro KSH, saat membuka acara berharap, kegiatan ini akan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman satuan kerja terkait pengadaan barang dan jasa. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015, yang menjelaskan bahwa kementerian atau lembaga pemerintah untuk mengambil langkah guna mempercepat dan menyelesaikan proses pengadaan barang/ jasa pemerintah.

Salah satu cara untuk mempercepat proses pengadaan barang/jasa pemerintah yaitu melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lapan juga telah melaksanakan layanan tersebut untuk pengadaan barang. Kepala LPSE Lapan, Jasyanto, dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa selama 2014, LPSE Lapan telah mengadakan 19 paket barang, 11 paket jasa konsultasi badan usaha, lima paket pekerjaan konstruksi, dan satu paket pengadaan jasa lainnya. Jumlah total pengadaan melalui LPSE tersebut mencapai Rp 107.586 miliar. Guna meningkatkan kinerja layanan pengadaan, ia melanjutkan, tim LPSE Lapan juga telah menyusun 6 dokumen standard operational procedure serta meraih tiga sertifikat LPSE.

Dalam paparannya, Jasyanto berharap bahwa bimtek ini akan mampu memaksimalkan pengoperasian aplikasi SPSE dengan benar dan sesuai aturan yang berlaku. Dengan demikian, pengadaan barang dan jasa menjadi efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.

Bimtek dibagi dalam tiga sesi yakni sosialisasi Peraturan Keterkaitan Perpres Nomor 4 Tahun 2015; pengenalan dan penerapan sistem apliasi elektronik pengadaan barang/ Jasa seperti e-purchasing, e-catalog, e-ticketing, e-commerce, dan e-monev; serta praktik pengunaan sistem aplikasi elektronik pengadaan barang/ jasa. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Desi Kartika, Nuraini Darmastuti dan Nofi Arpandadi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP).