LAPAN Perkuat Kerja Sama Inderaja dengan Pemprov Sulsel
Penulis Berita: Humas/SA, Fotografer: Humas/Yusuf, Tanggal: 07 May 2015

Pemanfaatan teknologi penerbangan dan antariksa tidak saja terbatas pada pemetaan potensi pembangunan daerah, tetapi juga mampu menganalisa dan mengantisipasi dampak negatif dari pembangunan, termasuk perubahan lingkungan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin saat hadir dalam penandatangan naskah kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu (6/5). 

“Selain dampak positif, pembangunan memiliki dampak negatif misalnya perubahan lingkungan. Misal pengelolaan pertambangan dan kehutanan yang tidak terkendali dan bisa merusak lingkungan, dengan citra satelit, semua itu ‘terbuka’ dan bisa diantisipasi,” Thomas menambahkan.

Selama ini, LAPAN telah melayani sebanyak 22 dari total 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Data dan informasi citra satelit penginderaan jauh dari LAPAN telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan diantaranya inventarisasi lahan komoditas perkebunan, budidaya tambak, lahan sawah, alih fungsi lahan, monografi kelurahan/ desa, serta informasi zona potensi penangkapan ikan (ZPPI).

Thomas menilai kerja sama ini sebagai ‘payung’ besar atas kegiatan kerja sama teknis yang selama ini telah dijalin LAPAN dengan kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan. Thomas berharap dengan perluasan kerja sama di tingkat provinsi ini, kontribusi LAPAN untuk pembangunan daerah bisa lebih optimal. Selain itu, demi efektifitas kerja sama Thomas menyarankan agar ada satu unit kerja tertentu di lingkungan Pemprov Sulsel untuk bisa menampung data dari LAPAN untuk bisa didistribusikan ke dinas-dinas terkait yang membutuhkan.

Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Syahrul Yasin Limpo menyambut baik kerja sama ini. “Saya kira inti dari apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari upaya kita melihat masa depan Sulawesi Selatan. Kita berharap ada hal-hal yang secara konkrit bisa dicapai dengan MoU ini. Bagaimana menggerakkan potensi daerah dengan teknologi antariksa, kami mohon bantuan dan arahan dari LAPAN,” ujar Syahrul.

Dalam acara tersebut, Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN Dr. Orbita Roswintiarti melaksanakan sosialisasi pemanfaatan data satelit penginderaan jauh untuk mendukung program pembangunan daerah. Sosialisasi diikuti oleh ratusan peserta dari perwakilan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam acara ini adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan H. Abdul Latif dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo.