Membangun Sinergi dan Sosialisasikan Program Strategis, Kepala BATAN Kunjungi LAPAN
Penulis Berita: Humas/ZAK, Fotografer: Humas/SA, Tanggal: 31 May 2015

Pemanfaatan energi nuklir tidak hanya menghasilkan listrik namun dapat mengurangi emisi karbon di dunia, peningkatan infrastruktur dan industrialisasi daerah, serta peningkatan jumlah manusia yang terdidik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Prof. Dr. Djarot S. Wisnubroto ketika berkunjung ke LAPAN, Jumat (29/5).

Djarot menambahkan, pada 2050 diprediksikan bahwa kontribusi energi nuklir di seluruh dunia akan mencapai 20%. Selain itu, pada tahun yang sama Djarot memperkirakan program pembangunan infrastruktur PLTN bisa rampung. “Namun Bappenas meminta lebih cepat selesai pada tahun 2017,” ujar Djarot.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk membangun sinergi dengan LAPAN sebagai sesama LPNK dan sosialisasi program BATAN. “Sosialisasi program ini penting untuk diketahui agar teman-teman di LPNK bisa satu suara dan saling mendukung program masing-masing saat rapat dengan Dewan,” kata Djarot. Program BATAN, Djarot menambahkan, memiliki beberapa fase yang bersifat multi years dengan jumlah anggaran yang cukup banyak.

Kepala LAPAN Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menyampaikan bahwa LAPAN dapat berkontribusi dalam mendukung program yang sedang dikembangkan oleh BATAN tersebut dari sisi pemanfaatan teknologi penginderaan jauh. Salah satunya dengan cara menyediakan data satelit resolusi tinggi untuk pemetaan lokasi pembangunan infrastruktur yang ideal bagi PLTN khususnya di wilayah Propinsi Bangka Belitung.