Satelit LAPAN A-2 Siap Diluncurkan Memantau Kegiatan Kapal
Penulis Berita: Inung, Fotografer: , Tanggal: 21 Jun 2015

JAKARTA (Pos Kota) – Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) A-2 siap meluncur Oktober 2015. Peluncuran satelit tersebut kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin rencananya akan menumpang roket PSLV-C23 milik India yang diluncurkan dari dari pangkalan antariksa Sriharikota.

“Satelit Lapan A-2 diluncurkan untuk mendukung kegiatan pemantauan kapal dan penginderaan jauh,” kata Thomas Djamaluddin, di sela Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Informasi Geospasial Mendukung Pembangunan Poros Maritim’, yang diadakan Masyarakat Penulis Iptek (Mapiptek) bekerjasama dengan Kementerian Ristekdikti dan Badan Informasi Geospasial (BIG), kemarin.

Satelit yang menghabiskan dana total Rp50 miliar itu memiliki bobotnya 75 kg. Memiliki sensor Automatic Identification System (AIS) dan Automatic Packet Reporting System (APRS) yang mampu mendeteksi pergerakan kapal-kapal di perairan Nusantara. Dengan sistem ini, dari layar monitor, kapal-kapal yang melayari perairan bisa langsung dideteksi, mulai dari nama dan bendera, jenis dan tipe kapal, dimensi fisik dan tonase kapal, rute yang dipilih dan rute sejati yang ditempuh, pelabuhan bertolak dan pelabuhan tujuan, dan sebagainya.

Menurut Thomas, satelit Lapan A-2 ini akan melintas diorbit sebanyak 15 kali dalam waktu sekitar 20 menit per hari.

Satelit buatan Indonesia ini dijelaskan Thomas merupakan kontribusi LAPAN dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritime dunia sebagaimana yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dalam program Nawacita. Satelit Lapan A-2 didesain untuk tiga misi yaitu pengamatan bumi, pemantauan kapal dan komunikasi radio amatir.

LAPAN lanjut Thomas juga sudah menggelar Kolokium untuk mempersiapkan peluncuran satelit Lapan-A2, yang antara lain membahas kesiapan setiap unsur penunjang operasi satelit di stasiun Bumi yang mencakup sistem stasiun Bumi, perangkat lunak kendali satelit, SOP operasi satelit Lapan-A2, kesiapan operator pelaksana operasi satelit, dan perawatan stasiun Bumi yang akan disiapkan di Rancabungur, Rumpin, dan Biak.

Thomas menambahkan, Lapan saat ini juga sedang mempersiapkan satelit A3 untuk pemantauan pertanian bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pengembangan hingga peluncuran satelit ini, menghabiskan dana sekitar Rp65 miliar.

“Selanjutnya kita mempersiapkan satelit Lapan-A5 dan Lapan-A6. Kita juga menyiapkan Inmarsat dengan ukuran besar, dan Menko Maritim meminta sensor radar juga terpasang di sana, biayanya mahal mencapai Rp5 triliun,” pungkasnya.

Sumber :
http://poskotanews.com/2015/06/21/satelit-lapan-a-2-siap-diluncurkan-memantau-kegiatan-kapal/