RAKORNAS RISTEK PENGEMBANGAN PESAWAT TERBANG SANGAT DIBUTUHKAN
Penulis Berita: , Fotografer: , Tanggal: 30 Aug 2013

Jakarta, Lapan.go.id – Indonesia telah berpikir untuk mengembangkan teknologi kedirgantaraan sejak proklamasi. Saat itu, Presiden Soekarno mengatakan bahwa negara ini perlu menguasai teknologi pesawat terbang untuk memudahkan dan mempercepat transportasi antarpulau di wilayah Indonesia. Hal tersebut diungkapkan BJ Habibie saat Rakornas Ristek hari kedua, Rabu (28/8). Rakornas berlangsung di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta.
Seperti halnya yang dikatakan Habibie mengenai pentingnya pengembangan pesawat terbang, Lapan saat ini sedang mengembangkan pesawat terbang N219. Pesawat hasil konsorsium dengan berbagai instansi lainnya ini merupakan pesawat berpenumpang 19 orang. Pesawat ini sangat cocok digunakan di Indonesia karena tidak memerlukan landasan yang pajang.

Pentingnya SDM

Untuk menguasai bukan hanya teknologi penerbangan melainkan semua teknologi diperlukan beberapa unsur. Habibie mengatakan, unsur tersebut yaitu budaya, agama, dan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketiganya harus dapat bersinergi secara positif dengan demikian dapat mencetak sumber daya manusia yang andal.

Habibie mengatakan bahwa saat ini, Indonesia tidak boleh lagi hanya mengandalkan sumber daya alam saja baik yang dapat diperbarui maupun yang tidak dapat diperbarui. Indonesia harus mulai mengandalkan sumber daya manusia. Untuk itu, bangsa ini perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Dalam rakornas hari kedua ini, para peserta dibagi menadi tujuh komisi, yaitu pangan, energi, transportasi, informasi dan komunikasi, kesehatan dan obat, pertahanan dan keamanan, serta material maju. Kepala Lapan, Bambang S. Tejasukmana, memimpin komisi pertahanan dan keamanan.

Sumber: Humas/Meg
Foto: Humas/Meg