Siswa dan Siswi SDIT Darul Quran Belajar Roket Air di LAPAN
Penulis Berita: Humas/Riri, Fotografer: Humas/Riri, Tanggal: 03 May 2016

Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Darul Quran Bogor mengunjungi Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN di Rumpin, Bogor, Selasa, (3/5). Rombongan terdiri dari 86 siswa dan 6 guru pendamping. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan belajar cara membuat roket air.

Para siswa dan guru diterima oleh Kepala Bidang Diseminasi Pusat Teknologi Penerbangan, Agus Bayu Utama. Dalam kunjungan tersebut, peneliti LAPAN, Ari Sugeng, memaparkan mengenai tugas dan fungsi LAPAN. Ia juga menjelaskan mengenai hasil pengembangan teknologi penerbangan di LAPAN seperti pesawat tanpa awak atau LAPAN Surveillance Aircraft (UAV) dan pesawat penumpang N219 serta rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang telah dicapai LAPAN.

Selanjutnya, para siswa dipandu oleh tim pelayanan dan diseminasi Pustekbang LAPAN untuk membuat roket air. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Roket air dibuat dengan menggunakan berbagai bahan yaitu tiga botol plastik minuman bersoda berukuran satu liter, plastik infraboard, plakban, lem, dan nosel. Nosel disiapkan oleh LAPAN.

Proses pembuatannya diawali dengan memotong dan menggabungkan botol. Sirip ekor roket dibuat dengan menggunakan plastik infraboard. Setelah roket jadi, kemudian diluncurkan secara bersama-sama dengan alat khusus yang sudah disiapkan LAPAN.