Distek Frekuensi: Dedicated Frequency Untuk Mengamankan Litbang Keantariksaan
Penulis Berita: Humas/Addie, Fotografer: Humas/Addie, Tanggal: 09 Nov 2016

Pusat Teknologi Informasi dan Standar Penerbangan dan Antariksa (Pustispan) menyelenggarakan sosialisasi dan diskusi teknis (distek) penggunaan frekuensi untuk penyelenggaraan keantariksaan nasional 2016-2020. Acara yang dihadiri perwakilan satuan kerja teknis dan balai di lingkungan LAPAN ini dibuka oleh Kepala Pustispan, Chusnul Tri Judianto, Rabu (09/11), di Bogor. 

Dalam sambutannya, Chusunul mengungkapkan, dilaksanakannya distek frekuensi ini adalah dalam upaya memperoleh rencana penggunaan frekuensi untuk penyelenggaraan keantariksaan nasional dan pemutakhirannya. Hasilnya, sebagai bahan untuk dilaporkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) yang menyelenggarakan fungsi urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika.

Hadir sebagai pembicara perwakilan dari Kemkominfo. Mereka adalah Kepala Subdirektorat Pelayanan Spektrum Non Dinas Tetap dan Bergerak Darat Kemkominfo, Gunadi, dan perwakilan Subdirektorat Pengelolaan Orbit Satelit, Nurmaladewi.

Dalam pemaparannya, Nurmaladewi menyatakan LAPAN bisa berpartisipasi dalam pengusulan penggunaan frekuensi baru ke ITU untuk UAV. Hal itu berupa kajian penggunaan frekuensi yang berisikan rekomendasi, bahwa frekuensi yang digunakan tidak akan menimbulkan interferensi terhadap frekuensi yang digunakan oleh instansi lain. 

“LAPAN selama ini hanya berpartisipasi dalam sidang WRC, sebaiknya turut terlibat dalam panel diskusi yang diselenggarakan sebelum pleno. Karena dari sinilah momentum untuk menentukan, disetujui atau tidaknya penambahan alokasi frekuensi,” ujarnya.

Sementara Gunadi menambahkan, LAPAN perlu menggunakan frekuensi yang didedikasikan khusus untuk penyelenggaraan keantariksaan. Isu ini penting mengingat nilai strategis LAPAN sama dengan Pertahanan dan Kemanana. Sehingga tidak akan terjadi gangguan pada saat melakukan kegiatan litbang seperti pengoperasian UAV.