Pemukulan Gendang dan Pekik “Ewako” Tandai Peluncuran Hakteknas ke-22
Penulis Berita: Humas/Sur, Fotografer: Humas/Sgd, Tanggal: 25 Apr 2017

Rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 secara resmi diluncurkan, Selasa (25/04) di Lapangan Upacara, Gedung II BPPT, Jakarta Pusat. Peringatan Hakteknas kali ini bertemakan pembangunan maritim berbasis pengetahuan, dengan subtema peran SDM dan inovasi dalam pembangunan maritim Indonesia.

Rencana pelaksanaan puncak peringatan Hakteknas tahun ini dipusatkan di Kota Makasar, Sulawesi Selatan. Label yang diusung untuk tema kegiatan adalah “Gelorakan Inovasi” dengan semangat INOVESIA “Inovasi Indonesia”. Diharapkan, semangat tersebut menjadi era baru perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pemilihan lokasi di Makassar dengan alasan, kota tersebut merupakan salah satu provinsi dengan garis pantai terpanjang di Indonesia. Kesempatan ini, menurut Menristekdikti, Prof. H. Muhammad Nasir, untuk mendorong masyarakat, khususnya perguruan tinggi agar menyampaikan hasil inovasi dalam membangun daerah, khususnya bidang kemaritiman.

Pembangunan tersebut, dari segi prioritas riset nasional akan difokuskan pada tiga hal yaitu Food, Energy, dan Water (FEW). Sedangkan untuk prioritas riset fokus pada tujuh bidang teknologi, yaitu pangan, informasi dan komunikasi, energi, kesehatan dan obat, transportasi, hankam, serta material maju.

Acara peluncuran ini disemarakkan dengan kegiatan mini eksebisi produk inovasi dari LAPAN, PT. Dirgantara Indonesia, PT. Marlin, BPPT, PT. Pindad, PT. Pal Indonesia, Universitas Hasanuddin, Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), dan Pemkot Makassar.

Stan pameran LAPAN menampilkan produk inovasi teknologi penerbangan dan antariksa, seperti pengembangan satelit, pesawat tanpa awak yang biasa disebut LAPAN Surveillance UAV (LSU), pesawat transportasi N219, Sistem Embaran Maritim, Zona Potensi Penangkapan Ikan, dan beberapa produk hasil litbang lainnya.

Hadir dalam soft Launching Hakteknas tersebut, Sekretaris Utama LAPAN, Ignatius Loyola Arisdyo, Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus Ratrias Dewanto, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Jasyanto, serta beberapa Kepala Bidang Diseminasi dan para peneliti LAPAN.