Produk Iptek Penerbangan dan Antariksa LAPAN Berperan Penting dalam Isu Strategis Nasional
Penulis Berita: Humas/And, Fotografer: Humas/And, Tanggal: 01 Aug 2017

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepimpinan tingkat tiga (Diklatpim Tk. III) yang tengah berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sekretariat Negara, Senin (31/07), menghadirkan Kepala LAPAN, Thomas Djamaludin. Ia memberikan pembekalan materi tentang isu strategis nasional. Dalam pembekalan tersebut, Kepala LAPAN memaparkan mengenai peran dan kontribusi LAPAN dalam isu strategis nasional melalui berbagai hasil litbang penerbangan dan antariksa.

Di hadapan 25 peserta, Kepala LAPAN mendiseminasikan berbagai kegiatan dan pemanfaatannya. Kegiatan tersebut antara lain riset bidang teknologi satelit, sains atmosfer dan antariksa, dan riset-riset bidang iptek penerbangan dan antariksa lainnya yang menjadi kompetensi LAPAN.

“LAPAN telah menguasai teknologi satelit yang mampu mendeteksi keberadaan kapal asing melalui teknologi AIS dan pesawat tanpa awak. Teknologi ini membantu melakukan pemantauan wilayah kemaritiman Indonesia,” ujarnya. Melalui penguasaan teknologi penerbangan dan antariksa, LAPAN berkontribusi dalam isu strategis nasional terutama dalam bidang kemaritiman,” jelas Thomas.

Selain itu, hasil litbang penginderaan jauh, juga banyak dimanfaatkan untuk membantu nelayan. Dengan sistem informasi yang diberi nama Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI) nelayan tidak lagi mencari ikan namun menangkap ikan. Karena sistem tersebut menjadi panduan yang bisa menyajikan data lokasi penangkapan ikan.

“Berbagai upaya LAPAN dalam berkontribusi terhadap isu strategis nasional merupakan wujud visi LAPAN sebagai Pusat Unggulan Iptek Penerbangan dan Antariksa untuk Mewujudkan Indonesia Yang Maju dan Mandiri. Untuk menjadi unggul, maka harus ditunjukkan kualitas litbang, kualitas produk litbang, serta penyelenggaraan keantariksaan yang sesuai dengan standar,” ungkapnya.



Peserta Diklatpim Tk. III di Kementerian Sekretariat Negara berfoto bersama dengan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin.