Perencanaan LAPAN Untuk Mendukung Program Prioritas Nasional
Penulis Berita: Humas/AP, Fotografer: Humas/AP, Tanggal: 18 Oct 2017

Rabu (18/10), LAPAN bersama AP2I Komisariat LAPAN menyelenggarakan Seminar Jabatan Fungsional Perencana di Ruang Rapat Antariksa, Kantor Pusat LAPAN, Jakarta. Acara yang bertajuk “Perencanaan Pembangunan Keantariksaan Indonesia” ini menghadirkan tiga narasumber. Mereka yaitu Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek, dan Kebudayaan, Amich Alhumami, Ketua AP2I Nasional, Dr. Haryanto, dan Dosen Kebijakan Publik UI, Dr. Riant Nugroho.

Acara dibuka dengan sambutan dan pengarahan Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin. Kepala LAPAN menyatakan ada dua perspektif yang dapat dilihat dalam seminar ini. Pertama, untuk pembinaan jabatan fungsional perencana di LAPAN, setiap PNS dengan jabatan fungsional wajib menjadi anggota organisasi profesi tersebut. LAPAN sendiri telah membuat komisariat AP2I. Kedua adalah bagaimana LAPAN memperkuat sistem perencanaan di LAPAN. Hal tersebut mengacu pada Rencana Induk dalam Perpres No. 45 tahun 2017 serta persiapan untuk RPJMN Teknokrat 2020 – 2024.

Thomas menjelaskan, Presiden RI, Joko Widodo mencanangkan program pemerintah secara keseluruhan didasarkan pada program yang matang. Bahwa sekarang anggaran mengikuti program. Sehingga terbentuklah Program Prioritas Nasional. Kemudian hal itu diturunkan menjadi program prioritas. Program tersebut menyangkut aspek-aspek dari ketahanan pangan, mitigasi bencana, pengembangan wilayah, pertahanan dan keamanan, serta konektivitas antar wilayah/daerah.

LAPAN telah mendukung program prioritas pemerintah tersebut. Thomas menghimbau agar para perencana memahami, bahwa kegiatan yang dilakukan LAPAN harus mendukung program prioritas nasional. Dalam aspek ketahanan pangan, LAPAN telah mendukung dengan data citra satelit penginderaan jauh. Dukungan dalam aspek mitigasi bencana dan pengembangan wilayah dengan DSS serta data citra satelit yang dikembangkan LAPAN. Sedangkan dalam aspek konektivitas antar wilayah, LAPAN telah mengembangkan pesawat transportasi nasional N219.

Ia berharap para perencana di LAPAN dapat berpikir “futuristic” atau bervisi ke masa depan serta kreatif. Sehingga perencanaan di LAPAN bisa lebih efektif dan efisien. Perencana di masa sekarang memiliki pekerjaan strategis dibandingkan di masa lalu yang hanya berfokus pada hasil akhir dokumentasi. Pada akhirnya hanya untuk mendapatkan anggaran. Ia berharap tidak lagi banyak revisi dalam perencanaan di lingkungan LAPAN sehingga dianggap perencanaan yang tidak matang.

Acara dilanjutkan dengan serah-terima jabatan oleh Ketua Komisariat AP2I LAPAN, Achmad Chotib, yang telah memasuki masa purnabakti, kepada Wakil Ketua Komisariat AP2I LAPAN, Priyono. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi paparan dan tanya jawab dari para narasumber.