LAPAN GELAR SEMINAR INTERNASIONAL IPTEK DIRGANTARA
Penulis Berita: Humas/CD, Fotografer: Humas/Ina, Tanggal: 04 Dec 2013

Tangerang, Lapan.go.id – Kedeputian Teknologi Dirgantara Lapan menyelenggarakan Seminar Internasional Iptek Dirgantara ke-17 (Siptekgan XVII), di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (3/12). Seminar bertema Iptek Dirgantara untuk Kesejahteraan Manusia tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Lapan ke-50.

Tahun ini, Siptekgan menerima 57 makalah. Sebanyak 13 makalah dipresentasikan dan selebihnya disampaikan dalam bentuk poster. Selain instansi dalam negeri, kegiatan ini juga diikuti tujuh instansi luar negeri yaitu dari Jepang, Filipina, dan Korea.

Kepala Lapan, Bambang S. Tejasukmana, dalam sambutannya, memaparkan mengenai keberhasilan Lapan dalam membangun landasan kedirgantaraan nasional. Keberhasilan tersebut yaitu selesainya penyusunan UU Keantariksaan dan semakin meningkatnya kemampuan teknologi dirgantara nasional.

Peningkatan kemampuan terknologi dirgantara tersebut antara lain pengembangan roket, mulai dikuasainya teknologi satelit dan autonomous pesawat terbang, serta dimulainya pengembangan pesawat terbang berpenumpang. Keberhasilan tersebut juga ditandai oleh kerja sama Lapan dengan industri misalnya dengan PT Dirgantara Indonesia dalam program pembangunan pesawat N219.

Kemajuan lainnya yaitu di bidang pelayanan data penginderaan Jauh. Kepala Lapan mengatakan bahwa saat ini pengolahan dan pelayanan data penginderaan jauh telah diberlakukan secara nasional. "Lapan saat ini juga ditunjuk untuk melayani kebutuhan data penginderaan jauh nasional," ujar Bambang.

Di masa depan, Lapan harus semakin meningkatkan penguasaan di bidang sains dan teknologi dirgantara. "Penguasaan ilmu ini memang sulit, untuk itu kita perlu banyak belajar agar dapat melakukan loncatan teknologi," kata Kepala Lapan.

Sementara itu, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara, Prof. Dr. Soewarto Hardhienata, dalam sambutannya menyampaikan menyampaikan berbagai hal yang perlu dihasilkan Lapan. Outcome tersebut yaitu terwujudnya industri kedirgantaraan yang tangguh serta terwujudnya system pengelolaan dan pengendalian sumber daya alam, lingkungan hidup, bencana alam, dan wilayah pertahanan. "Untuk mencapainya, diperlukan keterlibatan seluruh satuan kerja Lapan dan road map yang detail." jelasnya.