Bahaya, Tumpahan Minyak Pertamina Cemari Selat Makassar
Penulis Berita: Aichi Halik, Fotografer: , Tanggal: 05 Apr 2018

Jakarta - Tumpaham minyak dari pipa Pertamina di pesisir Teluk Balikpapan semakin membahayakan lingkungan dan kehidupan para nelayan.

Melalui citra satelit radar Sentinel-1, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menunjukkan tumpahan minyak warna gelap di perairan dekat kota Balikpapan terus menyebar, bahkan sudah mencapai Selat Makassar.

Luas sebaran tumpahan minyak itu sudah mencapai 12.987,2 hektare.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulsel menjelaskan bahwa bila terjadi arus deras maka tumpahan minyak itu akan terbawa ke perairan sekitar Bali.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur mengungkap penyebab terjadinya tumpahan minyak di Teluk Balikpapan.

Dari hasil penyelidikan tumpahan minyak tersebut berasal dari pipa milik PT Pertamina yang salurkan minyak mentah atau crude oil dari terminal Lawe-Lawe/PPU ke kilang RU V Balikpapan.

Adapun pipa tersebut diketahui berada di bawah laut dengan kedalaman sekitar 26 meter. Pipa tersebut mengalami patah dan bergeser hingga 100 meter dari posisi semula.

Hal itu diketahui setelah Pertamina melakukan pemeriksaan dengan melakukan penyelaman dan site scan sonar.



Sumber : http://www.beritasatu.com/satu/486777-bahaya-tumpahan-minyak-pertamina-cemari-selat-makassar.html