Arsip SKEA diserahkan ke ANRI
Penulis Berita: Humas/Sgd, Fotografer: Humas/Sgd, Tanggal: 28 Dec 2018

LAPAN serahkan arsip Sistem Konversi Energi Angin (SKEA) kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). SKEA fungsinya sudah tidak lagi di LAPAN tetapi memiliki nilai guna sejarah. Acara ini berlangsung kamis (27/12) di Ruang Soemartini Gedung A Lt.2 kantor pusat ANRI, Jakarta.

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dalam sambutannya menyebutkan bahwa LAPAN telah memberikan 12 arsip penting sejak tahun 2004. "Arsip sangatlah penting bagi lembaga litbang, karena menyimpan dokumen sejarah perkembangan penelitan." Sedangkan dalam sambutan Kepala ANRI, LAPAN termasuk lembaga negara yg patuh, sadar, dan tertib arsip sesuai dengan UU No.43 Tahun 2009 tentang kearsipan. Arsip yang diberikan mengenai SKEA ini sebanyak 523 berkas dan 239 arsip arsitektural.

SKEA sendiri dimulai dari Angin dimana adalah udara bergerak dari tekanan udara lebih tinggi ke tekanan udara yang lebih rendah. Perbedaan tekanan udara disebabkan oleh perbedaan suhu akibat pemanasan atmosfer yang tidak merata oleh sinar matahari. Karena bergerak, angin tersebut memiliki energi kinetik. Untuk dapat memanfaatkan energi angin, maka energi angin harus dikonversikan terlebih dahulu ke dalam bentuk energi lain yang sesuai dengan kebutuhan dengan menggunakan bantuan turbin angin. Oleh karena itu, turbin angin sering disebut Sistem Konversi Energi Angin (SKEA). Jumlah SKEA pada saat ini mencapai 62 berdasarkan data per tahun 2013.

Selain seremoni serah terima arsip, perwakilan LAPAN yg dihadiri Kepala LAPAN, Sekretaris Utama, dan para arsiparis LAPAN berkesempatan mengunjungi Diorama ANRI dan Depo Penyimpanan Arsip Nasional.