Hujan Meteor Perseid Bisa Diamati Malam Hingga Subuh
Penulis Berita: Redaksi, Fotografer: , Tanggal: 13 Aug 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengatakan fenomena tahunan hujan meteor perseid bisa diamati oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Thomas menerangkan fenomena tahunan ini bisa diamati mulai Senin (12/8) pukul 22.00 WIB hingga Rabu (14/8) memasuki Subuh.

"Seluruh dunia bisa melihatnya, kecuali sebagian bumi belahan selatan. Seluruh Indonesia bisa melihatnya mulai pk 22.00 sampai shubuh," terang Thomas kepadaCNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (12/8).

Thomas mengatakan hanya masyarakat di sebagian Bumi belahan selatan yang tidak bisa melihat hujan meteor perseid.

Untuk mendapat pengamatan terbaik, Thomas menyarankan memilih daerah yang jauh dari polusi cahaya.

Disamping itu, sebaiknya lokasi pengamatan juga terhindar dari penghalang seperti gedung atau pepohonan. Pastikan juga cuaca saat melakukan pengamatan cerah.

"Hujan meteor perseid ini bisa diamati tanpa menggunakan teleskop, sebaiknya cari tempat yang minim polusi cahaya dan jauh dari gedung atau pepohonan," tandasnya.

Berbeda dengan fenomena serupa setahun silam, hujan meteor asteroid kali ini hanya berjumlah 10-15 meteor per jam. Hal ini lantaran hujan meteor perseid muncul bertepatan dengan bulan purnama.

Hujan meteor perseid merupakan hujan meteor tahunan yang memiliki intensitas tinggi, antara 50-100 meteor per jam. Hujan ini bisa diamati dengan mudah karena meteornya berwarna cerah.

Fenomena ini kerap dikaitkan dengan komet Swift-Tuttle. Dinamakan Perseid karena karena titik radian hujan meteor ini seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus. (ndn/evn)



Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190812191820-199-420679/hujan-meteor-perseid-bisa-diamati-malam-hingga-subuh